Kejadiannya pun hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari pihak sekolah. Sementara, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Khusus SMA/SMK/SLB Kabupaten Bima, M. Rifial Akbar membenarkan adanya seorang guru yang menjadi korban penganiayaan siswa.
"Kami mengecam aksi kekerasan terhadap guru. Apapun dalihnya, itu tidak dibenarkan. Apalagi korban itu mengalami luka lebam akibat dipukul oknum siswa,’’ ujarnya.
Tak hanya itu saja, warganet pun ikut merasa geram dengan kejadian yang tidak menujukkan perilaku tak baik itu.
"Pelu sangksi tegas," tulis irfan***.
"Diusut tuntas aja," tulis roy***.
(Endang Oktaviyanti)