PUNYA anak dengan kondisi down syndrome memang hal yang dikhawatirkan oleh setiap orangtua. Sebab anak yang down syndrome dapat mempengaruhi kualitas hidup si anak.
Rupanya anak yang lahir dalam kondisi down syndrome dipengaruhi oleh orangtuanya sendiri lho. Salah satu penyebabnya karena melahirkan di usia 35 tahun ke atas. Dokter Spesialis Obgyn RS Premier Jatinegara, dr. Better Versi Panoiroi, SpOG mengatakan, ibu yang hamil dan melahirkan di usia 35 tahun ke aras berisiko tinggi melahirkan anak down syndrome.
Dokter Better menjelaskan, risiko seseorang melahirkan anak down syndrom di bawah usia 35 tahun hanya 1 persen. Tapi kalau di atas 35 tahun meningkat hingga 5 persen.
“Karena di usia itu kualitas sel telurnya menurun,” ujar dr. Better dalam Seminar dan Bazar Kesehatan Ibu & Anak, baru-baru ini.
BACA JUGA:
Namun tak perlu khawatir, sebenarnya menurut dr Better, risiko down syndrome bisa ditekan dengan melakukan program kehamilan. Terutama bagi wanita dengan usia di atas 35 tahun harus melakukan perencanaan kehamilan untuk tetap menjaga kualitas sel telurnya.
“Caranya perbaiki kualitas sel telur dengan mengubah gaya hidup lebih sehat. Penuhi asupan nutrisi seperti Vitamin D, asam folat, vitamin A, dan lain berpengaruh pada kesehatan jantung. Down syndrome itu banyak salah satu kelainan lainnya pada jantung. Untuk nutrisinya juga berbeda-beda, tergantung berat badannya seperti apa,” jelas dr Better.
BACA JUGA:
Selain itu, kondisi bayi di dalam kandungan juga bisa diperiksa untuk melihat apakah janin di dalam kandungan mengalami down syndrome atau tidak.