Kemudian, serangkaian studi terkait yang diterbitkan oleh Keltner dan rekan-rekannya tahun lalu mengamati bagaimana kelas sosial memengaruhi perasaan welas asih terhadap orang yang menderita. Dalam sebuah penelitian, ditemukan bahwa orang yang kurang makmur lebih cenderung punya perasaan belas kasih terhadap orang lain.
Lantas mengapa kekayaan dan status menurunkan perasaan welas asih seseorang kepada orang lain? Paul dan Dacher menilai, hal ini mungkin ada hubungan dengan bagaimana kekayaan dan kelimpahan material tersebut memberi kita rasa kebebasan dan kemandirian dari orang lain. Semakin sedikit kita harus bergantung pada orang lain, maka semakin sedikit kita peduli dengan perasaan mereka.
"Ini membawa diri seseorang ke arah yang lebih fokus pada dirinya sendiri. Alasan lain, juga berkaitan dengan sikap kita terhadap keserakahan," jelas Paul dan Dacher.
(Rizky Pradita Ananda)