“Ketika teman-teman saya meminta saya untuk membayar game, saya melakukannya, meskipun saya merasa tidak nyaman,” aku sang remaja putri tersebut.
Sang ibu sendiri mengungkap ia juga turut andil atas kelakuan sang anak, karena ia sendiri lah memberikan kode PIN untuk kartu debitnya dengan niat awal sebagai antisipasi jika sang anak sangat membutuhkan uang untuk keadaan darurat. Dia tidak pernah membayangkan bahwa putrinya akan menguras tabungan keluarga hanya untuk membeli mobile games.
(Rizky Pradita Ananda)