Saat ini untuk meningkatkan angka deteksi dini kanker di masyarakat, Kementerian Kesehatan diketahui tengah melakukan upaya untuk pemenuhan peralatan medis di fasilitas kesehatan seperti puskesmas, agar masyarakat baik itu wanita, pria atau anak bisa melakukan deteksi dini penyakit kanker.
Mulai dari berupa mammografi dan USG di 514 kabupaten/kota untuk deteksi dini kanker payudara dan kanker serviks pada perempuan, pemenuhan CT Scan di 514 Kabupaten/Kota untuk deteksi dini kanker kolorektoral pada pria, hingga pemenuhan 10.000 hematoanalyser untuk mendeteksi kelainan darah putih pada anak-anak.
“Kanker payudara paling banyak diderita perempuan, kita sudah pasang 6000 USG. Kedua ada kanker serviks, kita juga sudah wajibkan vaksinasi HPV. Testingnya nanti digeser dari tes IVA dan papsmear ke HPV DNA, ini untuk pencegahan,” jelas Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.
Selanjutnya, Kemenkes menargetkan di tahun 2023 ini target 10.000 alat USG bisa terpenuhi ada di berbagai fasilitas kesehatan masyarakat
BACA JUGA:Jakarta Kini Punya Klinik Khusus Kanker Payudara, Pasien Bisa Disembuhkan di Stadium Awal
BACA JUGA:6 Langkah Cegah Kanker Pada Anak, Dimulai dari Masa Kehamilan!
(Rizky Pradita Ananda)