Dokter: 5 Kebiasaan Buruk Ini Sumbang 30 Persen Kematian akibat Kanker

Pradita Ananda, Jurnalis
Senin 20 Februari 2023 11:30 WIB
kematian akibat kanker, (Foto: Freepik)
Share :

BUKAN rahasia lagi jika kanker adalah salah satu penyakit mematikan yang jadi momok paling menakutkan bagi banyak orang.

Penyakit ganas satu ini, nyatanya terus mengintai keselamatan jiwa. Dari data yang disebutkan Ketua Umum Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI), Dr. dr. Cosphiadi Irawan, SpPD-KHOM merupakan pada 2020 setidaknya sudah ada sekitar 10 juta penduduk dunia yang meregang nyawa akibat kanker.

Ironisnya, angka kematian akibat kanker di masyarakat nyatanya dari tahun ke tahun, justru ini dilaporkan terus meningkat. Pada tahun 2023 ini, bahkan diperkirakan ada sekitar 13 juta kematian akibat kanker.

Tingginya angka kematian akibat penyakit kanker tersebut, diungkap dr. Cosphiadi Irawan, spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hemato-Onkologi Medik disebabkan oleh empat faktor yang menjadi kebiasaan pola hidup tidak sehat dari masyarakat.

“Konsumsi makanan cepat saji, kurang aktivitas fisik, merokok, dan minum alkohol,” kata dr. Cosphiadi, dikutip dari laman resmi Sehat Negeriku Kementerian Kesehatan RI, Senin (20/2/2023).

Empat kebiasaan hidup buruk tersebut, juga dikombinasikan dengan masih kecilnya awareness atau kesadaran dari masyarakat awam untuk melakukan deteksi dini kanker.

Pembiaran ini akhirnya berkembang menjadi kanker stadium lanjut. Sebab, umumnya pada stadium awal, kanker tak memperlihatkan gejala. Sehingga banyak pengidapnya, yang tidak sadar sudah mengidap kanker, alhasil banyak kasus kanker yang terdeteksi pada stadium lanjut.

“Kebiasaan ini menyumbang hingga 30 persen (kematian karena kanker), maka dari itu deteksi dini sangat penting untuk pencegahan,” tegasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya