TAHUN Baru Imlek akan dilangsungkan besok hari. Tahun ini pun disebutkan sebagai Tahun Kelinci air, yang memiliki makna tersendiri.
Banyak orang Tionghoa beranggapan kalau Tahun Kelinci Air adalah tahun penuh harapan. Apa yang Anda inginkan di tahun sebelumnya, besar kemungkinan didapat di 2023 ini.
Tapi, prediksi baik itu tidak berlaku untuk 2 shio ini. Ya, ada shio yang terjaga gak mujur di Tahun Kelinci Air. Menurut laman Express, dua shio tersebut adalah ayam dan monyet.
Seperti apa penjelasan lebih lanjutnya? Diintip dari laporan China Highlights, berikut paparannya:
Monyet
Mereka yang lahir pada tahun ...1956, 1968, 1980, 1992, 2004, 2016, 2028... juga diprediksi akan amsyong di 2023, terutama soal karier hingga masalah dengan diri sendiri. Pasang surut kehidupan akan dilalui dengan amat pelik.
Dari segi penghasilan, karena kariernya tidak stabil, itu memengaruhi penghasilan yang diterima. Meski begitu, jika Anda berusaha keras menunjukkan performa yang baik, setidaknya Anda tidak jatuh terlalu dalam.
Jika sebelumnya dikatakan shio monyet akan berhadapan dengan masalah internal diri sendiri, rasa pede bakal naik jika Anda percaya akan kemampuan dan nilai yang dimiliki. Intinya, jangan menganggap diri Anda rendah, karena sejatinya Anda cukup.
Ayam
Shio ayam diprediksi sangat sial di 2023, karena bertentangan dengan Tahun Kelinci Air. Karenanya, disarankan bagi para pemilik shio ayam yaitu mereka yang lahir di tahun ... 1957, 1969, 1981, 1993, 2005, 2017, 2029 ... untuk menjaga optimisme dengan berusaha lebih ekstra lagi.
Saran lain yang diberikan adalah jangan pernah berhenti untuk belajar. Bukan sekadar ilmu baru, tapi juga keterampilan baru, karena ini bisa menjaga kestabilan nasib Anda saat ini.
Meski ramalan karier dan keuangan tidak bagus, soal percintaan shio ayam ketiban untung besar-besaran. Di tahun ini, shio ayam akan dipenuhi dengan kasmaran dan cinta yang besar.
Walau banyak konflik, tapi perjuangan Anda menjaga keharmonisan cinta akan berbuah manis. Hubungan cinta nantinya akan harmonis dan membawa emosi positif di antara Anda dan pasangan.
(Martin Bagya Kertiyasa)