Meski begitu, Anggara menghimbau, memelihara hewan sebaiknya tidak boleh setengah-setengah alias hanya mengikuti tren semata. Pasalnya, sama hal nya dengan mengurus anak, memelihara hewan juga butuh tanggung jawab, baik dari segi perawatan hingga kasih sayang.
“Karena bagaimanapun juga perawatan hewan itu butuh dana. Karena hewan yang kita pelihara itu bukan hewan liar. Bukan kucing hutan yang bisa makan tikus, atau makan hewan-hewan di luar , tapi dia butuh makanan komersil untuk pemenuhan nutrisinya. Dan juga butuh vaksin, obat cacing, obat kutu, dan lainnya,” ungkapnya.
“Nah, kalau kamu nggak punya waktu, yaudah jangan pelihara hewan. Kamu mending jadi rescuer aja. Karena ketika kita adopsi hewan itu menjadi milik kita sepenuhnya, dan mereka nggak punya teman main selain kita,” lanjut dokter pemilik tiga ekor kucing ini.*
(Helmi Ade Saputra)