Komentar menyakitkan
Sebagai target dari intimidasi/bullying, kamu akan terbiasa dengan komentar-komentar menyakitkan dari pegawai kantor lain. Komentar ini biasanya berisikan hinaan terhadap usia, etnis, gender, edukasi, penampilan fisik, latar belakang ekonomi, dan lain-lain.
Membuatmu merasa tidak berharga
Salah satu intimidasi yang terbilang klasik adalah membuat dirimu tidak berharga dan berada di bawah rata-rata. Hal ini dilakukan dengan maksud meninggikan kedudukan sang “bully” dan merendahkanmu.
Menyakiti secara fisik
Bullying tidak menutup kemungkinan untuk memakai kekerasan fisik. Beberapa contoh dari kekerasan fisik di kantor adalah mendorong, mencengkeram, membanting pintu tepat di depan wajahmu, menampar punggung dengan tidak ramah, menyentuh secara tidak pantas dan diserang dengan benda-benda yang berbahaya.
(Martin Bagya Kertiyasa)