Ia menegaskan bahwa takaran tersebut tidak bisa digeneralisasikan sebetulnya, karena tiap manusia itu berbeda-beda kondisi tubuhnya.
"Bisa saja Anda aman minum 3 cangkir per hari, tapi orang lain belum tentu, malah jumlah takaran segitu bisa menaikkan tekanan darahnya atau malah meningkatkan risiko serangan jantung," ujar Dokter Dedy yang juga Medical General Manager PT Kalbe Farma Tbk.
"Diperlukan pemeriksaan lanjutan untuk tahu berapa takaran aman Anda minum kopi. Pemeriksaan genetik bisa menjadi solusinya, dari sana Anda akan tahu risiko penyakit, bagaimana metabolisme tubuh Anda, hingga seperti apa kemampuan tubuh Anda mengelola senyawa yang ada dalam makanan atau minuman, termasuk kopi yang kaya akan kafein," sarannya.
(Dyah Ratna Meta Novia)