3. Kacang, kembang kol dan lentil: Dokter Marianela menyebut makanan jenis ini ini telah terbukti menurunkan kolesterol. Selain itujuga mengandung sterol dan stanol, yang merupakan senyawa alami yang menurut penelitian dapat mengurangi kolesterol. Sterol dan stanol juga bisa ditemukan dalam buah-buahan seperti blueberry dan apel.
4. Quinoa, oat, dan barley: Ya, biji-bijian utuh seperti quinoa, gandum utuh, oat dan barley adalah karbohidrat sehat yang menurunkan risiko penyakit jantung. “Quinoa adalah pilihan makanan sehat jantung yang sangat baik dan merupakan pengganti nasi putih yang bagus. Tidak hanya kaya protein, tetapi juga kaya potasium dan serat, yang membantu menjaga tekanan darah yang sehat dan menurunkan kolesterol,” terang Dr. Sanjeev.
5. Alpukat: Buah yang bisa ditemukan di salad, es campur atau es teler ini memiliki monosaturated lemak (lemak tak jenuh tunggal) yang bisa mengurangi peradangan. Beberapa penelitian telah menunjukkan efek positif dari alpukat dalam menurunkan bentuk kolesterol jahat (LDL), yang menyebabkan penumpukan plak di arteri dan peningkatan risiko penyakit jantung. Alpukat efektif mengelola tekanan darah dan kadar gula darah, karena jumlah serat dan potasiumnya yang tinggi.
6. Kacang kenari: Ahli gizi Kylene Bogden menyebutkan dengan konsumsi kacang kenari secara teratur, kita dapat menurunkan LDL atau kolesterol 'jahat’ dalam tubuh.
BACA JUGA:Resep Makaroni Panggang Keju Chef Devina, Pasti Menggugah Selera Makan
BACA JUGA:Kekasih Kaesang Hobi Masak, Intip Resep Pasta ala Erina Gudono
(Rizky Pradita Ananda)