Ia juga meminta produsen AMDK galon isi ulang yang produknya sering dioplos dan dipalsukan membenahi tata kelola distribusinya. "Pembenahan terutama harus dilakukan di hilir agar praktik pemalsuan tidak kembali terjadi," ujar Slamet.
Sementara itu, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menjelaskan apa saja yang harus dilakukan konsumen untuk memastikan keaslian AMDK galon isi ulang yang dikonsumsi agar tak tertipu.
1. Secara fisik, air galon isi ulang palsu berwarna agak keruh, sehingga konsumen perlu mengocok terlebih dahulu dan, jika ada perubahan warna setelah dikocok, sebaiknya jangan diminum.
2. Air dalam galon isi ulang asli tidak berbau sementara yang palsu dan sudah terkontaminasi menimbulkan bau yang tidak biasa.
3. Air galon isi ulang oplosan lebih kesat, sehingga menimbulkan rasa seperti ada debu yang menempel di langit-langit mulut.