7. Menikmati Kuliner Khas Sumatra Barat
Usai berjalan-jalan di pantai, jangan lupa berburu kuliner khas Sumatra Barat untuk berbuka puasa. Misalnya es cendol air mata pengantin. Minuman ini berisikan santan atau susu kental manis, dengan isian potongan agar-agar, kolang-kaling, potongan buah, dan biji selasih.
Takjil khas Sumbar lainnya adalah lompong sagu. Makanan ringan ini terbuat dari tepung sagu dan potongan pisang yang dibungkus daun pisang. Rasanya manis karena menggunakan gula merah dan aromanya khas karena diproses dengan cara dipanggang atau dibakar.
Talam ebi (Foto: Shutterstock)
Selain itu, masih ada sejumlah takjil lainnya yang patut dicoba. Misalnya, talam ebi, bongko, kue 8 jam, sarikayo, lamang tapai, dan benjak enjak. Semuanya enak dan menggugah selera.
Bahkan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno pun mengakui kelezatan kuliner Sumbar. Sandiaga menyatakan bahwa Kemenparekraf siap mendorong pelaku usaha kuliner di Sumatera Barat untuk berorientasi ke pasar ekspor.
Salah satu yang telah dilakukan Kemenparekraf yaitu Rendang Goes to Europe sebagai pilot project mendunianya kuliner nusantara, Sandiaga menjelaskan, program “Rendang Goes to Europe” merupakan turunan dari program Spice Up the World yang bertujuan untuk mempromosikan kuliner nusantara ke tingkat internasional.
"Tentunya ini menjadi awal kebangkitan kita yang diwujudkan dengan produk kuliner kebanggaan bangsa yaitu rendang. Dengan target ekspor kita di tahun 2024 mencapai 2 miliar dolar AS," katanya.
Untuk memperkuat branding rendang di pasar internasional, Kemenparekraf berupaya untuk menggunakan logo Wonderful Indonesia yang ada dalam kemasan, harapannya dapat mempromosikan produk ekonomi kreatif juga destinasi wisata yang ada #DiIndonesiaAja.
Tidak lupa, demi terwujudnya pemulihan ekonomi nasional, Menparekraf Sandiaga Uno selalu mengingatkan wisatawan untuk terus mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi ini. Supaya tidak terjadi peningkatan kasus Covid-19 selama bulan Ramadan dan Lebaran ini. (WLD/VAL)
CM
(Agustina Wulandari )