MAKANAN untuk anemia memang cukup beragam. Biasanya, makanan ini akan memberikan tubuh zat besi agar menambah sel darah merah sehat. Pasalnya, sel darah merah akan membawa oksigen ke jaringan tubuh dan mengatasi anemia yang menyerang.
Anemia bisa bersifat sementara atau jangka panjang dan dapat berkisar dari ringan hingga berat. Secara umum, beberapa makanan penambah darah bisa membantu mengatasi anemia seperti suplementasi zat besi.
Mengonsumsi jenis makanan yang bernutrisi juga dapat membantu penderita kurang darah dan komplikasi yang mungkin muncul akibat anemia. Lalu, jenis makanan apa saja yang baik dikonsumsi penderita anemia? Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.
Sebagian besar pasien anemia disarankan untuk mengonsumsi 150 hingga 200 miligram zat besi setiap hari. Pastikan untuk memiliki makanan ini untuk melawan anemia:
Buah-buahan dan sayur-sayuran
Sayuran berdaun hijau gelap seperti bayam adalah sumber zat besi non-heme yang bagus. Vitamin C dari buah jeruk membantu perut menyerap zat besi. Swiss chard dan Collard greens adalah sumber vitamin C dan zat besi yang baik. Seperti:
- Kangkung keriting dan varietas lainnya
- Sejenis sawi
- Buah delima
- Swiss chard
- Paprika merah dan kuning
- Selada air
- Bayam
- Dandelion hijau
- Jeruk
- Stroberi
- Lemon
- Jeruk nipis
- Ubi jalar
- Sayuran bit
Kacang-kacangan dan Biji-bijian
Kacang-kacangan dan biji-bijian adalah beberapa makanan yang paling padat nutrisi. Satu ons pistachio dapat memberikan 6,1 persen dari nilai harian zat besi yang dibutuhkan penderita anemia. Seperti:
- Kacang mete
- Biji rami
- Biji bunga matahari
- Biji labu
- Kacang pistasi
- Kacang pinus
- Kenari
- Kacang kacangan
- Kacang almond
- Kemiri
Daging dan ikan
Daging dan ikan banyak mengandung zat besi. Daging putih tanpa lemak seperti ayam adalah sumber protein heme yang bagus. Tiga ons ayam panggang dengan brokoli, tumis bayam, dan tomat bisa menjadi makanan kaya zat besi yang bagus untuk orang yang menderita anemia. Seperti:
- Daging domba
- Hati
- Tiram
- Ikan salmon
- Daging sapi
- Daging rusa
- Kerang
- Udang
- Tuna
- Haddock
- Ayam
Telur
Telur dikenal karena proteinnya, tetapi juga mengandung zat besi tingkat tinggi. Telur dapat dipasangkan dengan roti gandum utuh, tomat panggang ringan, dan quinoa untuk sarapan yang dapat menjadi awal yang baik untuk memulai hari.