Daging Protein Nabati Lagi Ngetretn, Emang Apa Manfaatnya?

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Sabtu 26 Maret 2022 06:00 WIB
Daging Protein Nabati (Foto: Off Meat)
Share :

DI dunia modern seperti sekarang, masyarakat urban semakin kompleks. Kepedulian masyarakat saat ini terhadap keberlanjutan bumi, lingkungan sekitar, kesehatan mental, dan kesehatn fisik memungkian orang-orang untuk beralih dari daging protein hewani ke daging protein nabati.

Itu kenapa muncul kelompok-kelompok vegetarian atau orang yang tidak makan daging hewani. Berangkat dari itu, kini muncul dan lagi ngetren daging tapi tidak berasal dari protein hewani, melainkan nabati.

Ya, kini Anda bisa menemukan daging tapi dibuat dari biji-bijian, salah satunya terbuat dari protein kedelai. Daging alternatif, biasa disebutnya, ini kian populer di masyarakat terlebih isu sustainable terus digelorakan.

Bahkan, brand F&B OFF MEAT™ memberi nama daging alternatif tersebut dengan sebutan #DagingMasaDepan. Daging yang terbuat dari protein kedelai itu diklaim rendah kolesterol namun tinggi protein.

"Bahkan, #DagingMasaDepan itu dipercaya memiliki kandungan lemak jenuh yang rendah, tinggi serat, kaya akan mineral dan vitamin, serta kandungan antioksidan yang tinggi," kata Dominik Laurus, Co-Founder dan CEO OFF FOODS®, dalam keterangan resminya yang diterima MNC Portal, Jumat (25/3/2022).

BACA JUGA : Trik Memanggang Daging Sapi Potongan Flank ala Chef Chandra Yudasswara

Lebih lanjut, selebriti muda Brandon Salim ternyata sudah mulai ke arah konsumsi daging protein nabati tersebut. Menurutnya, itu adalah langkah nyata yang bisa dilakukan generasi saat ini untuk selamatkan bumi.

"Menyelamatkan bumi itu tidak sulit. Kita bisa membantu memperlambat proses pemanasan global dengan mengurangi konsumsi daging hewani dan mulai beralih ke konsumsi daging protein nabati," terang Brandon.

BACA JUGA : Ini 3 Potongan Daging Sapi Paling Populer di Lidah Orang Indonesia

Bicara soal daging alternatif, menurut Ahli Gizi Klinis Jennifer Maeng dari Chelsea Nutrition, daging alternatif itu memang pada umumnya terbuat dari protein kacang-kacangan atau biji-bijian seperti kedelai.

"Namun, masalahnya sekarang adalah untuk bisa membuat taste dan tekstur dari daging alternatif serupa dengan daging hewani, diperlukan bahan tambahan lain seperti thickeners, minyak, dan perasa buatan," terang Maeng, dikutip dari laman Hello Giggles.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya