Ia menambahkan, untuk mewujudkan pelonggaran aktivitas keramaian khas bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri seperti mudik atau acara buka puasa bersama. Ada beberapa syarat yang mengikuti di dalamnya. Mulai dari cakupan vaksinasi hingga perkembangan situasi terkini.
BACA JUGA:Lebaran Aman Tanpa Covid-19, Bisa Terwujud atau Hanya Impian?
“Ibadah Ramadan itu memungkinkan, mudik itu memungkinkan, atau buka puasa bersama itu memungkinkan atau tidak ini semuanya kita lihat tergantung kecepatan cakupan vaksinasi. Kalau bisa capai 70 persen dari seluruh sasaran target kita, termasuk pada 234 juta anak-anak. Mungkin kita bisa melakukan kegiatan-kegiatan normal, dan nanti kita lihat perkembangan selanjutnya pada tren peningkatan dan laju penularan,” tutup dr. Nadia.
(Dyah Ratna Meta Novia)