Ketika hormon estrogen meningkat otomatis kolesterol HDL juga meningkat, memuncak pada saat ovulasi. Di sisi lain, level LDL dan kolesterol total menurun saat kadar estrogen meningkat, mencapai titik terendah sebelum menstruasi. Lalu bagaimana dengan wanita yang sudah memasuki menopause, alias tak lagi mengalami menstruasi lagi?
Nyatanya, ketika perempuan sudah menopause biasanya dimulai dari usia 50 hingga 55 tahun banyak yang mengalami perubahan kadar kolesterol. Mengutip Healthline, yang sudah ditinjau secara medis ahli kardiologi klinis, Dr. Joyce Oen-Hsiao, MD, FACC, disebutkan saat wanita menopause, kadar kolesterol total dan LDL cenderung naik dan kolesterol HDL nya mengalami penurunan.
Maka dari itu, bahkan wanita yang terbiasa mempunyai level kolesterol baik sebelumnya, saat menopause berpeluang memiliki kolesterol tinggi di kemudian hari.
Senada dengan , Dr. Joyce, seperti dikutip dari Everydayhealth, Dr Lisa Matzer, MD menyebutkan proporsi jumlah perempuan dengan kolesterol tinggi memang lebih banyak ketimbang pria.
Dia menyebutkan, risiko rentan punya level kolesterol lebih tinggi memang sangat tinggi bagi wanita yang sudah memasuki masa menopause, karena faktor kadar estrogen yang lebih rendah. Faktanya, wanita di atas usia 55 tahun memiliki peluang hampir dua kali lipat untuk mengalami peningkatan kadar kolesterol dibandingkan dengan kaum pria di titik usia yang sama.
(Martin Bagya Kertiyasa)