Dalam rangka melindungi kesehatan masyarakat untuk jangka panjang, kata Rita, beberapa negara telah mengetatkan standar batas migrasi BPA.
Sementara itu, FMCG Insights terus mendukung upaya BPOM untuk melindungi masyarakat di bidang kesehatan.
Koordinator Advokasi FMCG Insights, Willy Hanafi mengatakan, sebaiknya biarkan BPOM berkonsentrasi menjalankan amanatnya sesuai undang-undang dan peraturan melindungi kesehatan konsumen dan masyarakat secara keseluruhan.
Menurut Willy, sebagai lembaga pemerintah yang berwenang mengawasi mutu dan keamanan pangan di Indonesia, BPOM pasti telah memiliki kajian mendalam, pertimbangan matang dan antisipasi akan masa depan, sehingga sampai mempertimbangkan untuk membuat aturan pelabelan potensi bahaya BPA pada manusia.
“Janganlah pengusaha sedikit-sedikit mengintervensi kerja serta tugas lembaga pemerintah dalam urusan yang sangat penting ini,” ujarnya.
“Percayakan persoalan ini kepada BPOM, sehingga mereka bisa mengerjakan tugas dan fungsi mereka dengan baik,” tegas Willy.