Sementara itu, Herawati Prasetyo dari Yayasan Pendidikan Astra-Michael D. Ruslim (YPA-MDR) mengapresiasi kegiatan para pembatik cilik ini, Menurutnya, selain untuk melestarikan batik dan budaya Yogyakarta, kegiatan ini juga membantu potensi pengembangan potensi industri kreatif.
"Selain cerdas secara akademis, juga mengasah kecakapan hidupnya. Kami harapkan saat jenjang SMK nanti bagaimana membuat batik, membuat baju yang ini diajarkan ke mereka ini nantinya jadi UMKM," imbuh Hera.
Menariknya lagi, kegiatan membatik ini sudah masuk ke dalam muatan lokal dan ekstrakulikuler di sekolahnya. "Jadi untuk mengembangkan bakat siswa siswi yang berminat jadi mudah," katanya.
(Martin Bagya Kertiyasa)