DUNIA modeling saat ini sudah sangat inklusif. Desainer yang merekrut model tak lagi mencari sosok yang tinggi langsing, tetapi sudah sangat beragam.
Itu kenapa model size plus, mereka yang punya kelainan kulit, tubuhnya tidak terlalu tinggi, dan ciri fisik lainnya, punya ruang yang sama di dunia modeling saat ini. Kenapa fenomena ini jadi isu besar sekarang?
Dijelaskan Top Model of The World Indonesia 2021 Safira Rumimper, inklusivitas modeling terbentuk karena permintaan pasar yang semakin kompleks dan beragam.
"Jadi, saat desainer mengeluarkan koleksi, lalu dia mencari model yang tidak tinggi, bertubuh besar, atau ciri fisik lainnya, ya, itu memang kemauan desainer, bukan salah di modelnya," papar Safira saat diwawancarai di Talkshow virtual, baru-baru ini.
BACA JUGA : Kim Kardashian Resmi Jadi Model Iklan Brand Ternama Prancis
Ia melanjutkan, semakin inklusifnya modeling sekarang itu semakin membuka ruang luas untuk industri ini terus berkembang. Itu juga yang bikin Safira sekarang terus belajar di dunia modeling.