Industri Fashion Mulai Jual Karya Seni dengan NFT, Apa Itu?

Tim Okezone, Jurnalis
Kamis 16 Desember 2021 09:28 WIB
Ilustrasi. (Foto: Dolce & Gabbana)
Share :

Di Indonesia, hasil lukisan Basuki Abdullah pun kini dihargai dengan Non Fungible Token (NFT) yang sedang menjadi tren. Biasanya digunakan oleh seorang seniman untuk menjual karya seninya atau konten digital mereka.

Salah satunya keluarga Basuki Abdullah mengenalkan lukisan yang memiliki tema 'Pengembala Sapi' dan dipatok 18.720.000 NFT token atau senilai lebih dari Rp1 Miliyar.

Melihat peluang tersebut, mulai banyak seniman yang memanfaatkan peluang melalui cara baru ini untuk menjajakan karya seni mereka. Salah satunya keluarga pelukis kenamaan Indonesia, Basuki Abdullah.

Apa itu NFT?

Dijelaskan CEO On Us Asia Seno Adhi Damono, NFT merupakan token digital, tidak dapat dipertukarkan namun dapat diperjualbelikan. secara prinsip, semua aset dapat menjadi NFT, baik berupa seni, game, video, musik, dan lainnya.

"Nilai plus pada NFT juga bisa terlihat bagaimana asset ini mampu menjadi jembatan digital dengan dunia nyata. Sebab NFT bisa menjadi semakin popular dan bernilai sehingga bisa semakin cepat diterima oleh masyarakat umum," katanya saat mengumumkan akuisisi Ananta Kreasi Indonesia

Dia juga meyakini bahwa di era digital ini para pelaku seni, termasuk selebriti, seniman hingga fashion designer bisa ikut memulai beradaptasi di dunia digital. Salah satunya mengajak masyarakat menghargai karya seni lewat NFT.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya