“Jadi tingkat pemakaian masker yang rendah ini terjadi saat percakapan dan interaksi di luar makan minum, terutama di dalam restoran. Dalam konteks bahwa virus masih ada dan terus bermutasi, cakupan vaksinasi belum 100 persen dan disiplin protokol kesehatan yang jadi turun, ini sangat berbahaya,” tutup dr. Reisa
Baca juga: Bukan Masker Biasa, Masker Emas Ini Bernilai Rp109 Juta!
Harus menjadi perhatian, setelah mobilitas dan interaksi sosial meningkat tajam. Belakangan ini bisa dilihat terjadinya tren kenaikan kasus, seperti pola yang terlihat di setiap masa libur karena ada mobilitas masyarakat yang tak dibatasi.
(Dyah Ratna Meta Novia)