Dampak Bullying di Tempat Kerja, Salah Satunya Merusak Kesehatan Mental

Antara, Jurnalis
Selasa 16 November 2021 22:09 WIB
Sedih kena bullying (Foto: Masterfile)
Share :

"Misalnya saya sebagai saksi nih melihat ada terjadi perilaku bullying saya merasa 'Aduh laporin enggak ya?' karena ketika saya konfrontasi berarti saya membawa diri saya ke dalam suatu konflik," tutur Pingkan.

Pingkan mengatakan, pemikiran semacam ini dapat mempersulit seseorang untuk maju mengintervensi terjadinya perilaku bullying.

Penyebab lainnya bullying terjadi, yakni masih dianutnya senioritas di beberapa organisasi. Karyawan yang lebih senior dirasa perlu dihormati karena stratanya lebih tinggi ketimbang yang baru. Dalam hal ini, ada pihak yang berkeingnan merendahkan pihak lain secara sengaja.

Dalam hal perundungan, Pingkan menekankan tiga hal di sini yakni kesengajaan, dilakukan berulang-ulang dan ada ketidakseimbangan kekuasaan misalnya ada salah satu pihak yang merasa superior atau lebih tinggi dan satu lainnya merasa inferior.

Dari sisi pelaku, menurut Pingkan, walau terkadang dia mengaku tak sadar perilakunya menyakiti orang lain. Tetapi, ada alasan-alasan di balik tindakannya yakni rasa tidak mampu rasa malu terhadap diri sendiri yang sedang dia berusaha tutupi dengan menjatuhkan orang lain.

Dengan kata lain, pelaku bullying sebenarnya sangat tidak nyaman dengan dirinya sehingga agar dia tidak perlu merasakan hal ini maka dia akan menyerang atau menarget orang yang menurut mereka lebih rendah.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya