KETIKA seseorang mengalami diabetes, memang dia harus menjaga pola makan agar tidak semakin memburuk. Pasalnya, mereka yang mengalami penyakit diabetes harus hidup dengan penyakit tersebut seumur hidup.
Seperti diketahui, diabetes memang menjadi induk dari segala penyakit. Meski demikian, penyandang diabetes harus mendapatkan makanan bergizi seimbang, namun bukan berarti ada makanan yang menjadi pantangan.
"Sebenarnya mirip dengan orang tanpa diabetes. Tidak ada benar-benar makanan yang harus dilarang atau tidak boleh dikonsumsi para diabetasi," ujar dokter spesialis penyakit dalam dari Divisi Endokrin, Metabolik dan Diabetes Departemen Penyakit Dalam RSCM-FKUI, dr. Martha Rosana, SpPD dalam Media Briefing Meet The Doctor seperti dilansir dari Antara.
Terkait pola makan, penyandang diabetes pada prinsipnya perlu menerapkan 3J yang merupakan akronim dari jadwal, jumlah, dan jenis. Terkait jadwal, Martha menyarankan pentingnya jadwal makan teratur mulai dari sarapan, makan siang, makan malam dan camilan di antara jam makan utama.
Mengenai jumlah, setiap penyandang sebaiknya mendapatkan asupan makanan bergizi sesuai kebutuhan tubuhnya berdasarkan tinggi badan, berat badan, aktivitas fisik sehari-hari dan kondisi kesehatan lain yang menyertainya.
Terakhir, yakni jenis makanan yang dibutuhkan antara lain karbohidrat baik dengan kandungan pati seperti nasi dan umbi-umbian, maupun non-pati seperti sayur dan buah, ditambah protein dan lemak.
"Satu piring bundar yakni setengah jatah sayur dan buah, seperempat piring karbohidrat, seperempat protein, lemak atau lauk pauk misalnya daging ayam, kambing, ikan, tahu tempe," kata Martha.