Selain memanfaatkan media sosial dan offline, kata Richard, menggandeng para influencer dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk reseller membuat usaha kuliner tetap dilirik. Hal ini pun bisa dicontoh para pelaku usaha kuliner lainnya, khususnya buat yang baru merintis.
Kemudian tak ada salahnya pula mengedukasi dan membangun awareness produk kepada konsumen di pasaran. "Seperti kami mengenalkan tentang low calory & healthy food ini."
Dengan trik dan tips seperti itu, Richard bersama kedua rekannya, Renaldo Akhira dan Muh Faraz Nazari, lumayan berhasil menggaet pelanggan. Ia pun mengenalkan berbagi jenis minuman smoothies dan burger shirataki sehat low calorie.
(Martin Bagya Kertiyasa)