Dokter Fajri Minta Vaksin Booster untuk Nakes Tak Diberikan Berbarengan

Antara, Jurnalis
Senin 09 Agustus 2021 10:11 WIB
Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)
Share :

PEMERINTAH mendatangkan vaksin Moderna yang digunakan untuk suntikan booster vaksin Covid-19. Diharapkan dengan adanya booster vaksin ini, mampu menekan angka kematian akibat Covid-19.

Nantinya, ada 1,5 juta nakes yang tersebar di seluruh Indonesia bakal mendapatkan vaksin booster ketiga ini. Ditargetkan, suntikan booster ini bisa selesai dalam kurun waktu dua minggu.

Namun, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga menegaskan peruntukan booster ini tidak untuk masyarakat umum. Sebab saat ini Indonesia masih menghadapi keterbatasan pasokan vaksin dan masih ada lebih dari 160 juta penduduk sasaran vaksinasi yang belum mendapatkan suntikan.

Praktisi klinik, edukator pengamat kesehatan dan relawan Covid-19 dr. Muhamad Fajri Adda'i mengatakan, vaksin Moderna juga memiliki efek samping. Tapi, efek samping ini sudah pasti tidak sama antara satu dengan lainnya.

"Reaksi-reaksi ini tidak terjadi pada semua orang, tergantung presentase masing-masing gejala jadi tidak perlu takut berlebihan," ujar dr. Fajri.

Dokter Fajri menjelaskan jika ada 1,2 juta orang nakes yang akan disuntik vaksin Moderna, maka akan ada 70 persen dikali 1,2 juta orang yang akan mengeluhkan nyeri, 50 persen gejala sistemik, 30 persen kelelahan, 1,3 persen ruam pada kulit dan sebagainya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya