Kenali 6 Jenis Vaksin Covid-19 di Indonesia, Terbuat dari Apa Saja?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Rabu 14 Juli 2021 17:22 WIB
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)
Share :

AstraZeneca

Platform: Viral vector (non-replicating) pemberian virus karier yang telah direkayasa dengan gen dari patogen target.

Jumlah dosis: 2 (0,5ml per dosis).

Interval minimal pemberian antar dosis: 12 minggu.

Cara pemberian: Intramuskular.

 

Sinopharm

Platform: Inactivated virus (Virus yang sudah dimatikan).

Jumlah dosis: 2 (0,5ml per dosis).

Interval minimal pemberian antar dosis: 21 hari.

Cara pemberian: Intramuskular.

Moderna

Platform: mRNA/RNA-based (Messenger Ribonucleic Acid)

Jumlah dosis: 2 (0,5ml per dosis).

Interval minimal pemberian antar dosis: 28 hari.

Cara pemberian: Intramuskular.

Pfizer

Platform: RNA-based (Messenger Ribonucleic Acid)

Jumlah dosis: 2 (0,3ml per dosis).

Interval minimal pemberian antar dosis: 21-28 hari.

Cara pemberian: Intramuskular.

Novavax

Platform: Protein sub-unit

Jumlah dosis: 2 (0,5ml per dosis).

Interval minimal pemberian antar dosis: 21 hari.

Cara pemberian: Intramuskular.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya