Menurut situs World Water Day United Nations, saat ini masih ada 2,2 miliar orang di dunia yang masih kesulitan mengakses air bersih. Menyedihkannya, satu dari tiga orang di seluruh dunia hidup tanpa dapat menikmati air minum yang bersih dan aman untuk kesehatan.
Saat ini, ketersediaan air bersih terancam karena pertumbuhan populasi manusia yang pesat. Ditambah dengan permintaan atau kebutuhan air di bidang pertanian dan industri yang besar, serta perubahan iklim yang ekstrem.
Jika kita tidak peduli dan meremehkan berbagai ancaman yang ada, kita bisa kehilangan salah satu sumber kehidupan alami yang tak dapat tergantikan. Padahal, ketersediaan air bersih sangat penting bagi kesehatan, kebersihan, produktivitas, kesejahteraan masyarakat serta lingkungan sekitar.
Jika kondisi ini terus berlangsung, diperkirakan pada 2050 akan ada 5,7 miliar orang tinggal di daerah di mana terjadi kelangkaan air selama sebulan dalam satu tahun. Jika saat ini kita punya akses mudah terhadap air bersih, hargai sebaik-baiknya.
Salah satu cara untuk menghargai ketersediaan air bersih adalah dengan menghemat air. Selain dapat mengurangi konsumsi air bersih, Anda juga dapat menghemat tagihan bulanan. Ada beberapa cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk menghemat konsumsi air, di antaranya:
● Menggunakan Keran Air dengan Aerator
Fitur aerator dapat menghemat jumlah air yang keluar dari keran tanpa mengurangi efektivitas atau kenyamanan kita mencuci tangan. Salah satu contohnya adalah aerator di keran air Kris yang mampu menghemat air hingga 30 persen.