Terakhir, dr. Listya memperingatkan ketika menggunakan beauty device yang dilengkapi teknologi canggih seperti seperti thermoteraphy, cryhotheraphy hingga LED light. Disarankan untuk tidak mengombinasikannya dengan produk skincare yang mempunyai kandungan mudah rusak terkena pemanasan.
“Enggak bisa dipasangkan bersama dengan produk-produk dengan ingredients yang mudah rusak dengan pemanasan contohnya kayak vitamin C, misalnya dipakai bareng maskernya yang ada vitamin C itu thermoteraphy nya jangan lama-lama terus LED lightnya bisa yang hijau, kuning atau biru," katanya.
"Temperaturnya disetting juga, jangan panas-panas jangan di atas 30 atau 35 derajat,” tutup dr. Listya.
(Martin Bagya Kertiyasa)