Kendati demikian, sebagian besar penyebab utama mengantuk ialah menurunnya kadar glukosa dalam darah. Hal ini membuat otak sukar berkonsentrasi. Melalui pengujian EEG-based Multiple Sleep Latency Test (MSLT), kabarnya rasa kantuk dirasakan pada pukul 14:00 hingga 16:00 untuk orang yang berpuasa. Hal ini bisa menyebabkan peningkatan frekuensi tidur siang sampai tiga kali lipat.
Cara Mengatasi Kantuk saat Berpuasa
Hal yang perlu Anda perhatikan untuk meminimalisir rasa kantuk di siang hari saat berpuasa ialah mengatur atau menyesuaikan jam tidur di malam hari. Tidur lebih awal mungkin pilihan terbaik agar terhindar dari kondisi kurang tidur.
Upayakan agar Anda terpapar sinar matahari di siang hari. Hal ini guna memperkuat irama sirkadian pada tubuh.
Selain itu, Anda juga bisa menghindari cahaya buatan yang berasal dari gadget sebelum tidur malam. Anda juga bisa menghindari minuman berkafein minimal 4 jam sebelum waktu tidur.
(Martin Bagya Kertiyasa)