TIDUR memang menjadi salah satu cara beribadah kala bulan Puasa. Tapi bukan berarti Anda bisa tidur saja seharian. Anda tetap harus bekerja dan melakukan berbagai aktivitas.
Memang, ketika kita berpuasa godaan untuk tidur kerap datang di siang hari. Tapi tidak heran, karena ini terjadi lantaran siklus tidur dan bangun tidur yang mengalami perubahan, sehingga Anda harus beradaptasi dengan kebiasaan baru selama Ramadan.
Aktivitas yang kita lakukan pun lebih banyak di malam hari. Dengan demikian, aktivitas-aktivitas ini bisa mengurangi jam tidur dan kualitas tidur saat Ramadan. Perubahan tersebut berpotensi menyebabkan seseorang mengantuk di siang hari.
Diambil dari berbagai sumber, puasa dapat menyebabkan perubahan irama sirkadian. Ketika berpuasa, suhu inti tubuh dan pengeluaran hormon kortisol di siang hari mengalami penurunan, sementara pengeluaran hormon melatonin juga mengalami pengurangan saat berpuasa.
Melatonin dijelaskan sebagai hormon utama yang mengatur siklus tidur-bangun, sedangkan kortisol disebut dengan hormon stres yang membantu kita tetap terjaga pada saat siang hari.
Saat Ramadan, terjadi perubahan pola tidur pada mereka yang berpuasa. Ini mengakibatkan jumlah jam tidurnya berkurang karena harus bangun lebih awal dari hari biasanya.