PROSESI siraman adalah salah satu adat istiadat tradisional yang biasa dilakoni oleh para calon pengantin wanita. Seperti yang tengah dilakoni oleh Aurel Hermansyah sore ini, jelang pernikahannya dengan sang tunangan, Atta Halilintar.
Dalam prosesi siraman, sang calon pengantin wanita akan disirami oleh air siraman khusus oleh kedua orang tua dan para sesepuh atau tetua. Air siraman yang dipakai pun tak sembarangan tentunya, merupakan air campuran bunga setaman (melati, mawar dan kenanga) dan air yang diambil dari tujuh mata air atau sumber air yang berbeda-beda.
Dijelaskan oleh Mamie Hardo, selaku ahli pengantin Jawa, air dari tujuh sumber mata air berbeda yang dipakai untuk prosesi siraman calon pengantin itu memiliki makna tersendiri. Mamie menyebut, kenapa jumlahnya harus tujuh (pitu-dalam bahasa Jawa), karena ini dimaknai sebagai pertolongan.
"Kenapa harus tujuh, tujuh itu kan Pitu dalam bahasa Jawa artinya pertolongan. Maknanya, sehingga kita mengharapkan ada pertolongan dalam menjalani kehidupan. Selalu dalam adat Jawa itu dikaitkan dengan angka 7," jelas Mamie dalam siaran langsung Ikatan Cinta Atta dan Aurel Spesial Siraman, Jumat (19/3/2021).