Anak-anak yang secara umum sehat, dapat memakai masker non-medis atau kain. Ini memberikan kendali sumber, yang berarti mencegah virus agar tidak ditularkan ke orang lain jika mereka terinfeksi dan tidak sadar bahwa mereka terinfeksi.
"Orang dewasa yang menyediakan masker harus memastikan ukuran masker kain yang tepat dan cukup menutupi hidung, mulut, dan dagu anak," tulis keterangan tersebut.
Sementara anak-anak dengan kondisi kesehatan yang mendasari seperti cystic fibrosis, kanker atau imunosupresi, harus menggunakan masker medis setelah berkonsultasi dengan penyedia medis mereka.
"Masker medis mengontrol penyebaran virus dan perlindungan kepada pemakainya, dan disarankan bagi siapa saja yang berisiko lebih tinggi terkena sakit parah akibat Covid-19," jelas WHO.
(Martin Bagya Kertiyasa)