"Perempuan berhak untuk menentukan kapan dia akan punya anak, berapa jumlah anak yang diinginkan, jarak anak, dan kapan untuk tidak punya anak lagi," kata dr Eni dalam Webinar #PerempuanSadarPilihan yang diinisiasi Andalan, Senin (8/3/2021).
Di sisi lain, merayakan Hari Perempuan Internasional 2021 berarti berjuang bersama supaya terbentuk kesetaraan gender di kehidupan.
Meski, di masa pandemi ini berdampak besar terhadap perempuan dengan adanya hambatan akses ke layanan kesehatan seksual dan reproduksi dan meningkatkan risiko kekerasan berbasis gender.
"Perempuan telah memimpin dan berperan penting dalam respons Covid-19 di semua sektor, dari kesehatan hingga sains," kata UNFPA Assistant Representative, Dr dr Melania Hidayat, MPH.
"Di Hari Perempuan Internasional ini, marilah kita rayakan perempuan dan kepemimpinan mereka yang membuat dunia menjadi lebih baik. Saat perempuan memimpin, bersama kita menjadi lebih kuat," tambahnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)