PERNAHKAH Anda mendengar kasus keracunan karena memakan biji apel? Atau, bahkan meninggal secara tiba-tiba?
Meski terdengar mustahil, penelitian terbaru mengungkap sebuah fakta mengejutkan. Biji apel ternyata bisa memengaruhi kesehatan seseorang bila terlalu banyak dikonsumsi, apalagi tidak dihaluskan terlebih dahulu. Demikian dikutip dari Mashed, Kamis (17/12/2020).
Baca juga: Sering Konsumsi Apel di Tengah Pandemi Yuk, Ini Manfaatnya
Menurut penelitian tersebut, pada dasarnya biji apel sama seperti biji buah-buahan lainnya, seperti ceri, peach, dan plum. Biji-biji ini diklaim mengandung zat amygdalin.
Ketika amygdalin dicerna di dalam tubuh, maka akan berubah menjadi zat yang lebih berbahaya yakni hidrogen sianida. Seperti diketahui, sianida sangat berbahaya bagi tubuh bila dikonsumsi terlalu banyak. Zat ini bisa mematikan Anda hanya dalam waktu beberapa menit.
Baca juga: Prewedding Vicky Prasetyo Jadi Gladiator Cinta, Siap Jaga Hati Kalina Oktarani
Kendati demikian, meski biji apel mengandung amygdalin, efek negatifnya akan terasa bila Anda tidak mengunyah atau menghancurkan biji sebelum menelannya. Pasalnya bila Anda tidak sengaja menelan biji apel, sistem metabolisme tubuh akan kesulitan untuk mencernanya.
Selain itu, mengunyah satu atau dua biji apel juga tidak akan memicu kematian karena kandungan amygdalin-nya terbilang rendah. Setidaknya, Anda harus memakan 150 sampai ribuan biji apel untuk menghasilkan kandungan sianida yang beracun.