Oksidatif stres berkotribusi pada proses penuaan alami. Seiring waktu, efek stres oksidatif juga dapat berkontribusi pada perkembangan berbagai penyakit, seperti penyakit jantung, diabetes, Alzheimer, dan lainnya.
2. Turunkan potensi penyakit jantung
Makan cokelat hitam secara teratur dapat membantu mengurangi kemungkinan seseorang terkena penyakit jantung. Flavanol dalam cokelat hitam merangsang produksi oksida nitrat dalam tubuh. Oksida nitrat melebarkan pembuluh darah, sehingga meningkatkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah.
Sebuah studi tahun 2015 menyelidiki efek konsumsi cokelat pada 60 orang dengan diabetes tipe 2 dan tekanan darah tinggi. Para peneliti menemukan bahwa peserta yang makan 25 gr cokelat hitam setiap hari selama 8 minggu memiliki tekanan darah yang jauh lebih rendah daripada mereka yang mengonsumsi cokelat putih dalam jumlah yang sama.
3. Efek anti-inflamasi
Cokelat hitam mengandung senyawa dengan sifat anti inflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan pada tubuh.