Saat berbelanja daging, terkadang masyarakat khawatir bahan makanan yang mereka beli tidak higienis. Alhasil mereka tak segan untuk mencuci produk daging sebelum mengolahnya agar terhindar dari kuman dan bakteri.
Banyak kabar yang mengatakan bahwa daging tidak perlu dicuci, tapi tak sedikit pula yang menyarankan masyarakat untuk mencuci daging yang dibeli sebelum diolah menjadi makanan. Sebenarnya perlukah daging di cuci?
Kepala Divisi Kesehatan Masyarakat Veteriner Institut Pertanian Bogor, Dr. drh. Denny W. Lukman mengatakan, pada dasarnya daging yang dibeli masyarakat boleh dicuci. Ini berlaku pada segala jenis daging baik ayam maupun hewan kaki empat lainnya.
“Jika daging sudah diyakini bersih ya tidak usah dicuci. Tapi kalau mendapatkan daging dalam kondisi kotor, maka boleh dicuci. Bersihkan kotoran pada daging dengan air bersih seperti PAM, air matang atau air minum,” ucap drh. Denny, dalam diskusi virtual Japfa ‘Daging Ayam Sebagai Sumber Protein Hewani: Fakta dan dan Hoaks’.
Lebih lanjut drh. Denny mengatakan, daging yang sudah dicuci bersih perlu ditiriskan terlebih dahulu. Setelah kadar air dalam daging berkurang, maka dapat langsung di masak. Pada kesempatan ini, ia pun menjelaskan cara mendinginlan atau membekukan daging yang telah dicuci.
Baca juga: Viral Harga Nasi Goreng di Kereta Api Mahal, Ini Klarifikasi KAI
“Keringkan permukaan daging dengan tisu dapur. Potong-potong daging sesuai kebutuhan. Masukkan daging ke dalam kantong plastik lalu simpan ke dalam kulkas atau freezer,” tuntasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)