BANK INDONESIA (BI) mengeluarkan pecahan baru Rp75 ribu. Tapi, pecahan baru ini memang tidak bisa dijadikan sebagai alat transaksi dan hanya sebagai koleksi. Pecahan Rp75 ribu ini, dirilis dalam rangka 75 tahun kemerdekaan Indonesia.
Pecahan uang baru ini memiliki filosofi tersendiri, yaitu filosofi 3M. Filosofi 3M ini adalah mensyukuri kemerdekaan, memperteguh kebhinnekaan, dan menyongsong masa depan gemilang.
Filosofi ini pun tertuang dalam desain halaman muka dan belakang dari lembar mata uang Rp75 ribu. Halaman muka (depan) uang tersebut merupakan bentuk syukur atas kemerdekaan RI, dengan gambar peristiwa proklamasi oleh Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta.
Selain itu, halaman muka juga dihiasi dengan ilustrasi berbagai pencapaian selama 75 tahun kemerdekaan RI seperti MRT, LRT, dan Tol Trans Jawa
Sementara itu, halaman belakang bermakna memperteguh kebhinekaan dengan ilustrasi anak-anak berpakaian adat tradisional yang mewakili wilayah barat, tengah, dan timur NKRI.
Pecahan ini juga memiliki motif kain gringsing, Desa Bali Kuno, Tenganan Pegringsingan, Karangasem, Bali. Adapun yang digunakan, adalah motif lubeng, salah satu dari belasan motif kain gringsing, di Desa Bali Kuno, Tenganan Pagringsingan, Karangasem, Bali.
Hal ini menjadi kebanggaan sendiri bagi warga, Desa Tenganan Pegringsingan, sebab merasa mendapat apresiasi atas pelestarian kain gringsing, yang telah dilakukan sejak ratusan tahun lalu.
"Anak-anak muda seharusnya bangkit jiwa semangatnya untuk tetap melestarikan dan berkarya untuk Indonesia, untuk nusa dan bangsa," katanya Kepala Desa Tenganan Pegringsingan, I Ketut Sudiastika.