SURABAYA disebut menjadi zona hitam kasus corona. Pertambahan angka kejadian di kota tersebut sangat tinggi, per 3 Mei 2020 saja ada 256 kasus baru, sehingga total keseluruhannya menjadi 2803 kasus.
Angka ini bisa sangat tinggi sejalan dengan jumlah pengujian Covid-19 yang masif di kota tersebut. Meski begitu, ini menjadi ancaman serius bagi warga Surabaya yang harus bertahan di tengah kepungan virus corona.
Di sisi lain, hari ini tagar #SurabayaWani menggema kencang di Twitter. Tagar tersebut digunakan netizen sebagai dorongan semangat agar warga Surabaya bisa bertahan di tengah pandemi. Selain itu, terselip juga dukungan semangat untuk Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
Salah satu cuitan penyemangat itu dilontarkan akun @kita***batt, dia berharap Surabaya bisa kembali membaik dan ia pun menyampaikan dukungan semangat untuk Tri Rismaharini.
Terakhir kali ke surabaya waktu kelas 5 SD, jujur tempatnya beneran nyaman, bersih banget. skg Surabaya blackzone, sedih banget. semangat bu rismað𥺠sosok yg dikagumi banyak org banget, sosok yg jadi banyak panutan orang lain, Semangat buk!❤️ð¥°
#SurabayaWani pic.twitter.com/icttUDPlc9— ðððððð✯ (@kitasambatt) June 3, 2020
Baca Juga: Tagar SurabayaWani Menggema di Twitter, Netizen: Semangat Bu Risma, Pasti Ada Pelangi
"Terakhir kali ke Surabaya waktu kelas SD, jujur tempatnya beneran nyaman dan bersih banget. Sekarang Surabaya black zone, sedih banget. Semangat bu Risma. Sosok yang dikagumi banyak orang banget. Sosok yang jadi banyak panutan orang lain. Semangat, bu," ungkapnya.
Ajakan untuk terus semangat melawan corona juga diutarakan netizen dengan akun @takingin****l_. Ia mendorong agar warga Surabaya ikut bersama-sama melawan virus corona bersama dengan Wali Kota yang sudah berjuang habis-habisan.
"Ayo Surabaya bisa! Semangat Bu Risma dan Warga Surabaya. Ayo rek, Wali Kotamu sudah berjuang mati-matian untuk Surabaya, arek-arek Surabaya sudah harus membantunya, minimal taat PSBB dan yang lainnya. Surabaya bukan lagi zona merah, tapi zona hitam," katanya.
Ayo Suroboyo iso!!!
Semangat Bu Risma & Warga Surabaya. Ayo rek Walikotamu wes berjuang mati-matian gawe Suroboyo, arek-arek Suroboyo yo kudu bantu, minimal taat PSBB, dll.
Surabaya bukan lagi Zona Merah, tapi Zona Hitam karena Kasus Positif sudah 2748.#SurabayaWani pic.twitter.com/l5s0XD8ugq— Zaky Fadhilah (@takinginviral_) June 3, 2020
Ada juga netizen yang sampai menangis mengetahui kabar buruk ini. Dia pun menyampaikan dukungan semangat untuk Surabaya bisa kembali pulih seperti sedia kala. "Aku nangis (cry). Semangat bu Risma, semangat warga Surabaya," tulis @black****es98.
Di sisi lain, diterangkan warga Surabaya yang kini merantau di Jakarta, Dewi, sudah sepatutnya warga Surabaya mendukung sepenuhnya upaya perlawanan virus corona yang diatur pemerintah. Jangan ada lagi warga yang bandel dengan mengacuhkan protokol kesehatan.
"Kita perantau aja di Jakata menahan diri buat enggak pulang ke Surabaya biar corona nggak meluas harapannya. Eh ternyata dari pekan lalu angka corona di Jawa Timur terus melonjak," katanya saat diwawancarai Okezone, Kamis (4/6/2020).
Dewi melanjutkan, fakta miris ketika ia melihat kabar di media sosial. Ya, banyak orang Surabaya, terutama anak muda, ternyata masih banyak yang keluyuran. "Angel dikandani (susah dibilangi-red) bahasanya. Jadi, beda daerah beda perilaku juga," sambungnya.
Dewi pun kini merasa was-was dan penasaran dengan suasana Surabaya sekarang, apakah sepi atau biasa saja. "Kalau dengar cerita saudara-saudara di sana, katanya di Surabaya masih beraktivitas normal, kerja ke kantor walau PSBB. Aturan untuk itu enggak dijelaskan dengan detail," keluhnya.
Semoga Surabaya segera pulih dari kondisi saat ini, ya. Ayo berani lawan corona!
(Martin Bagya Kertiyasa)