SEBAGAI makhluk yang dianugerahi akal dan pikiran, berpikir merupakan aktivitas alamiah bagi setiap manusia. Saking alamiahnya, berpikir terus-menerus tanpa henti dianggap sebagai sesuatu yang lumrah.
Tapi, memikirkan sesuatu yang mengganjal terus-menerus dan menganalisanya sampai kepala pusing itu tidak wajar. Berpikir panjang sebelum bertindak itu memang penting dilakukan agar tidak salah langkah. Tetapi jika sampai overthinking tentu tidak bagus untuk kesehatan. Karena kamu akan kesulitan untuk mengambil keputusan dan gelisah secara terus-menerus.
Pada titik tertentu, overthinking bisa berpengaruh pada kesehatan mental lho. Karena itu, kenali yuk tanda-tanda kalau kamu sudah overthinking.
Membuat sesuatu menjadi rumit
Orang yang gemar berpikir biasanya membuat sesuatu yang simpel menjadi rumit. Semuanya dipikirkan dengan sangat hati-hati demi memastikan semua berjalan sesuai dengan rencana.
Tidak peduli waktu, kamu akan terus memikirkannya, bahkan ketika ingin tidur sekalipun. Bahkan saat ingin melakukan hal kecil, kamu membutuhkan pertimbangan matang dan mendalam seolah kamu ingin mengubah dunia. Wah jangan sia-siakan waktumu ya hanya untuk memikirkan masalah yang sama.
Sulit membuat keputusan
Namanya juga banyak mikir, begitu ketemu masalah otomatis kamu akan berpikir untuk mencari solusinya. Awalnya kamu berhasil menemukan jalan pemecahnya. Namun karena otak tak berhenti berpikir, kamu akan menemukan solusi yang lainnya.
Kondisi ini akan menyebabkan kamu bingung untuk mengambil solusi mana yang terbaik yang harus dipilih. Yang ada, waktu dan energi terkuras karena memikirkan hal tanpa penyelesaian kan?
Mengkhawatirkan masa depan
Orang yang overthinking biasanya selalu berpikir tentang hal yang belum terjadi alias berandai-andai. Sebenarnya merupakan hal yang wajar kalau kamu berantisipasi agar hal-hal buruk tidak terjadi.
Namun, jika dipikirkan secara berlebihan, kamu akan merasa semakin gelisah akibat insecurity yang membuatmu selalu merasa tidak aman. Ketimbang mengkhawatirkan masa depan, ada baiknya kamu menikmati masa sekarang sambil terus meng-upgrade diri.
Ingin terlihat perfeksionis
Selalu ingin terlihat melakukan segalanya dengan sempurna adalah tanda orang pemikir. Pokoknya semua yang dilakukan harus perfecto! Karena biasanya overthinker sudah menganalisa dari jauh-jauh hari, maka tidak ada toleransi jika terdapat kesalahan.
Padahal, manusia itu tak pernah luput dari kesalahan. Alhasil, ketika tidak sesuai dengan ekspektasi, overthinker akan mengalami stres dan depresi.
Selalu memikirkan komentar orang
Bawa perasaan alias baper bisa jadi tanda sederhana kalau kamu overthinking. Overthinker kerap kali terlalu memikirkan komentar orang lain hingga membuatnya sakit hati, sedih, bahkan sampai terbawa mimpi.
Padahal sebenarnya kamu tak perlu bersikap demikian. Yakinlah pada diri sendiri. Angaplah omongan orang lain seperti angin lalu. Lebih baik lagi jika kamu bisa menjadikan omongan orang tersebut sebagai motivasi untuk terus memperbaiki diri.
Setelah tahu ciri-ciri overthinker, apakah kamu termasuk salah satunya? Jika iya, yuk pelan-pelan keluar dari gejala diatas. Jangan sampai waktu dan energi kamu terbuang percuma karena memikirkan sesuatu hal secara berlebih ya.
Lalu bagaimana caranya? Kamu bisa download aplikasi KejarMimpi! KejarMimpi adalah gerakan sosial yang diinisiasi oleh CIMB Niaga, yang memiliki visi untuk membentuk generasi muda Indonesia yang positif dalam menerapkan nilai hidup melalui pengembangan dan motivasi diri yang baik, sehingga mampu memberikan nilai baru yang dapat memajukan Indonesia.
Di aplikasi KejarMimpi, kamu akan menemukan ribuan artikel mengenai motivasi diri atau personal development. Kamu bisa belajar bagaimana caranya mengendalikan diri agar selalu berpikir positif. Bahasa yang digunakan di aplikasi KejarMimpi juga ringan banget dan mudah dimengerti. Tunggu apa lagi, ayo segera download aplikasi KejarMimpi di PlayStore dan raih mimpimu segera! (cm)
(Fahmi Firdaus )