HUJAN lebat yang mengguyur Jakarta sejak Senin malam hingga Selasa pagi, membuat beberapa wilayah di Jakarta tergenang air. Stasiun kereta di Jakarta pun jadi kebanjiran.
Saat bencana banjir melanda Jakarta, membuat perjalanan kereta listrik mengalami gangguan. Tidak hanya di satu kawasan, tapi banjir ini menyebar di beberapa wilayah. Efeknya adalah banyak rute yang tidak beroperasi.
Nah, dalam kesempatan ini Okezone coba merangkum beberapa stasiun kereta listrik yang terdampak banjir. Apa saja dan seberapa parah banjir di stasiun tersebut?
Stasiun Gondangdia
Dari laporan akun Twitter @ndankcredible, Stasiun Gondangdia dikepung banjir sejak pukul 06.00 WIB. Jalur keluar stasiun ini tertutup karena banjir yang cukup tinggi sampai sebetis. Alhasil, banyak penumpang kereta listrik yang tidak bisa keluar dari stasiun.
Stasiun Tanah Abang
Salah satu stasiun yang sangat padat, Stasiun Tanah Abang juga dikabarkan mengalami kebanjiran. Jalur kereta benar-benar tenggelam karena sungai yang berada di sisi luar stasiun meluap. Kondisi ini sudah terjadi sejak pagi dan informasi ini dilaporkan akun @AnkerTwitter. Bisa dilihat, seperti tidak ada pemisah antara stasiun dengan sungai, ya.
Stasiun Sudirman
Kondisi banjir juga dapat dilihat di jalur menuju Stasiun Sudirman. Lepas dari kolong jembatan, banjir menggenang di jalur rel kereta listrik. Dalam laporan akun @man2aja, petugas kereta terlihat berusaha memperbaiki rel yang bermasalah. Banjir di sini juga sudah terjadi sejak pagi.
Stasiun Jakarta Kota
Stasiun transit lainnya yang mengalami banjir adalah Stasiun Jakarta Kota. Banjir terjadi di sini sejak pagi hari. Berdasar laporan akun @AnkerTwitter, banjir di stasiun ini sampai menggenang cukup tinggi di atas rel kereta. Kereta yang mau masuk harus berhati-hati.
Stasiun Manggarai
Pantauan untuk Stasiun Manggarai, terowongan penghubung antar peron diketahui terendam banjir. Tidak diketahui pasti berapa dalamnya, namun kalau sudah begini terowongan biasanya tidak bisa dimanfaatkan. Laporan ini dibagikan akun Twitter @jalurbekasi pukul 08.30 WIB.
(Dewi Kurniasari)