Nilai-nilai tersebut kemudian dituangkan secara puitis hingga menghasilkan sebuah mahakarya yang tidak ternilai harganya.
"Kebetulan, ibu ingin sesuatu yang baru, sesuatu yang lebih berwarna. Karena selama ini kan mahkotanya putih terus. Tapi, pemilihan warnanya tidak bisa sembarangan. Setelah melewati proses diskusi yang panjang, kami sepakat untuk memadukan warna putih dan merah, karena memang warna-warna ini memiliki makna filosofis," ungkap Erwin.
"Putih itu menyimbolkan tulang dan hati yang suci. Merah adalah darah yang mengalir ditubuh mereka. Bila dipadukan akan menyiratkan semangat juang yang tinggi dan tidak pernah padam," timpalnya.
Erwin menambahkan, bila dilihat sekilas, mahkota 'Spirit of Indonesia' menyerupai bunga melati yang melingkar kemudian bermekaran. Sementara untuk materialnya menggunakan emas putih 14 karat, lalu diberi tambahan kristal swarovski sirkonia.
Berat mahkota ini diklaim hampir sama dengan mahkota yang dikenakan Ratu Inggris yakni seberat 1 kg. Lagi-lagi, ada makna yang tersirat di dalamnya.
"Ada pepatah berbahasa inggris yang bila diartikan, 'menggunakan mahkota berat itu sebagai pengingat bahwa mereka memiliki tanggung jawab yang besar' Jadi tidak hanya cantik, tapi juga harus mengingat tugas dan tanggung jawab yang diemban," tutupnya.
(Helmi Ade Saputra)