Seperti dijelaskan oleh Dr dr Ray Wagiu Basrowi, MKK dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, memompa ASI atau dengan kata lain menyiapkan makanan anak di toilet ini mempunyai sederet bahaya yang mengintai. Tidak hanya bagi sang anak, namun juga berdampak negatif pada sang ibu. Bahaya pertama yang disebutkan ialah soal tingkat kebersihan yang tidak memadai.
“Bahaya pertama soal higienisnya, ASI bisa terkontaminasi dan sistem pencernaan, tepatnya usus anak bayi itu kan masih gampang menyerap semua. Hingga akhirnya termasuk menyerap kuman, akhirnya bisa kena infeksi dan jadi gampang sakit,” ujar Dokter Ray saat ditemui di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (20/12/2019).
Bahaya kedua terkait soal posisi sang ibu saat memompa ASI, kebanyakan ibu pekerja saat memompa di toilet dilakukan dengan posisi berdiri. Posisi berdiri ini, disebutkan lebih lanjut, nyatanya membuat air susu tidak bisa keluar dengan maksimal. Akhirnya secara berkelanjutan, hal ini bisa membuat dampak negatif yakni putus laktasi.