“Ada begitu banyak masalah yang terjadi di dunia, seperti Brexit, yang tidak diajarkan di sekolah. Ketika saya meninggalkan sekolah, kasus itu menyerang saya seperti satu ton batu bata. Saya tidak tahu apa-apa tentang kehidupan,” lanjutnya.
Mantan Kepala Inspektur OFSTED, Sir Michael Wilshaw, yang juga muncul di acara tersebut mengklaim bahwa Freddie "melebih-lebihkan" tentang argumennya. Meski demikian Freddie pun tak gentar dan menjelaskan maksudnya.
“Saya tidak berpikir melebih-lebihkan. Mengingat argumen yang berani, seharusnya tidak mengejutkan bahwa banyak pemirsa berbondong-bondong ke media sosial untuk memberikan komentar mereka,” tutup Freddie.
Alhasil reaksi Freddie tersebut mendapatkan banyak tanggapan dari para netizen. Banyak netizen yang justru marah dan membully ucapan Freddie yang mengaitkan Perang Dunia II dengan kesehatan mental manusia.