Ria menambahkan, Burung Babat Mayat punya nama asli Asian Paradise Flycatcher. Burung ini memiliki ciri khas ekor dua panjang menjuntai dengan sedikit aksen biru di bagian dada depan. Keberadaamnya di Taman Nasional Tanjung Puting dilindungi karena terbilang burung yang mulai langka.
Nama Babat Mayat sendiri diberikan pada burung ini oleh warga Kalimantan karena pesan kematian yang dibawanya. "Jadi, babat itu membelah sungai, sedangkan mayat itu kematian. Makanya namanya Burung Babat Mayat," tambah Ria.
(Martin Bagya Kertiyasa)