"Dia banyak mengeluarkan air liur, saya mengira dia terserang stroke. Tapi saat aku mengecek tekanan darahnya, lalu mengajukan beberapa pertanyaan padanya, dia merasakan tulang rahannya bergeser," kata Luo Wensheng kepada Guancha News.
Sayangnya, Luo bukan ahli dalam bidang medis ini dan hanya bisa memberikan pertolongan pertama. Alhasil, langkah awal yang ia lakukan adalah mengatakan kepada sang pasien bahwa tindakannya berisiko besar. Termasuk tidak bisa lagi menggunakan rahangnya seperti sedia kala.