Kisah KKN Mistis, Tumbal Ajian Kekuasaan Bu Lurah

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Kamis 05 September 2019 18:05 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share :

Ada satu syarat yang harus dilakukan anggota KKN supaya tidak dikerjai lagi, yakni datang memberi sesajen di mata air.

Namun, syarat tersebut tak digubris. Teman-teman lebih memilih untuk menjaga sikap selama berada di rumah dan tidak berkata kasar.

Tapi, kelompok yang sering kesurupan bertindak lain. Mereka melakukan ritual pengusiran roh halus dan menyucikan diri. Ritual ini dikomandoi Kikan yang memang paham dengan dunia klenik. Kikan juga yang mampu membacakan mantra khusus pengusiran setan.

Dalam salah satu ritual yang dilakukan, Kikan menyediakan tusuk konde sebagai medium pengusiran setan. Setelah melakukan ritual itu, malah Kikan yang kesurupan. Mau mencakar-cakar kita, bahkan teman-temannya ikutan lari.

Usaha Kikan malah berujung petaka. Kikan malah semakin sering kerusupan bahkan hendak melukai teman-teman lainnya. Sampai akhirnya dia dibantu Erwin dan teman lainnya mendesak untuk panggil ustadz.

Ustadz ini pun hadir dari daerah sini dan melakukan ritual ruqiyah sebagai pembersihan diri dari makhluk halus. Sang ustadz memberikan nasihat agar lebih sopan saat berkunjung ke daerah baru.

Lantas bagaimana akhir dari kisah ini?

Peristiwa kesurupan ini berlangsung selama dua minggu. Selain kesurupan, teman-teman juga mendengar suara gamelan, suara delman, bahkan ada yang nangis sendiri. Sampai akhirnya di minggu ketiga, peristiwa ini tak begitu intens kembali.

Pada minggu keempat, kondisi sudah semakin aman. Tapi, ada satu dua anak yang masih sering melihat penampakan.

Terkait dengan Bu Lurah, warga pun sebetulnya percaya kalau perempuan tua itu memiliki peliharaan jin. Selain menjaga jabatan, meningkatkan kharisma, jin yang dimiliki Bu Lurah juga dipercaya menjadi perisai untuk dirinya sendiri.

Saat pulang, aku dan teman-teman akhirnya memutuskan untuk bersikap 'tidak kenal' dengan Bu Lurah dan menganggap satu bulan ke belakang adalah mimpi buruk semata.

(Utami Evi Riyani)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya