Tutang, Seni Merajah Tubuh Suku Dayak yang Mendunia

Aris Wardani, Jurnalis
Sabtu 13 April 2019 12:01 WIB
Tato suku Dayak (Foto:Wikipedia)
Share :

Masing-masing tato juga memiliki fungsinya. Mulai dari penanda pemilik tato adalah suku asli Dayak, menjauhkan dari roh jahat, penanda sudah lulus dari Kinyah (seni bela diri menggunaka Mandau), perbedaan status sosial. Sementara untuk perempuan tato bisa menjadi penanda bahwa si pemiliknya siap untuk menikah.

(Getborneo)

Sementara bentuk dan gambar tato  pada umumnya diambil dari alam seperti burung enggang yang mewakili dunia atas, katak mewakili dunia bawah, serta berbagai motif seperti bunga terong, cabang pohon hingga lainnya yang diambil dari berbagai alam. Lalu ada tutang bajai (tato buaya), gambar naga, saluang murik, apui (api), palapas langau (sayap lalat), manuk tutang usuk, matan punei (mata burung punei), manuk tutang penang, lampinak (seperi salib), tutang tasak bajai dinding.

Tato Laki-laki

Tutang atau tato yang dibikin di antara jari-jemari tangan menandakan si pemilik adalah orang yang banyak berjasa dalam tolong-menolong. Tato bunga terong dengan gambar tali nyawa (bentuk usus pada katak) di bagian tengahnya kebanyakan untuk laki-laki sebagai tanda telah memasuki masa usia dewasa.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya