SEORANG pria asal Malaysia yang bekerja sebagai penjaga masjid alias marbot cakap berkomunikasi dalam tujuh bahasa asing. Kemampuan ini membuatnya berkomunikasi dengan mudah bersama turis asing yang mengunjungi masjid tersebut.
"Saya belajar kata-kata atau frasa yang tidak saya mengerti berulang-ulang kali, dengan begitu saya bisa fasih berbicara bahasa tersebut," kata Mohamad Khairul Azhar Mohd Razali yang menjaga Masjid Putra di Putrajaya. Dia mengatakan mempelajari bahasa Mandarin, Jepang, Korea, Vietnam, Persia, Thailand, dan Inggris dalam waktu 17 bulan
Penggemar linguistik ini juga menginformasikan bahwa dia sedang belajar bahasa Filipina, karena beberapa pengunjung banyak yang datang dari Filipina, khususnya Muslim Mindanao. Dibesarkan di Kelantan, lelaki itu awalnya hanya bisa berbicara dalam dialek Kelantan - bahasa asli Melayu - ketika dia pertama kali bekerja di ibu kota Kuala Lumpur.
Setelah menyadari bahwa berkomunikasi dengan orang lain sangat sulit, Khairul memutuskan untuk belajar Bahasa Malaysia pada Mei 2017. Dalam waktu tiga bulan, dia berhasil menguasai dan berbicara bahasa tersebut dengan lancar.