"Setelah menjalani lebih dari 60 workshop di kantor pusat Google, saya dan Sullivan berbicara selama satu jam. Dia memberi tahu bahwa setelah saya keluar dari perguruan tinggi, saya bisa bekerja untuk Gogole," kata Samaira.
Uniknya, Samaira membalas tawaran kerja tersebut dengan sebuah pernyataan yang sangat mencengangkan.
"Saya mengatakan kepada Sullivan bahwa saya lebih suka menjadi pengusaha. Tapi tidak menutup kemungkinan saya bekerja di tempat ini," ungkapnya.
Sementara itu, Sullivan dan orang-orang di Google masih sangat terkesan dengan talenta yang dimiliki oleh Samaira. Mereka sepakat untuk menjadikan gadis jenius ini sebagai pembicara utama pada konferensi Diversity in Tech yang telah dilangsungkan pada Agustus 2018.